Rabu, 27 Januari 2016

Perkembangan Islam Di Dunia

Islam lahir dari wilayah asia barat tepatnya dikota suci makkah, Arab Saudi pada abad ke 7 Masehi.
Berdasarkan data pada tahun 1990, negara -negara di Asia yang penduduknya mayoritas beragama islam adalah : Brunei Darussalam, Indonesia, Irak, Iran, Kuwait, Pakistan, Qatar, Suriah, Turki, Yaman, Oman, Palestina, Turmenistan, Azerbaijan, Kirghistan, Malaysia, Tadzikistan dan Uzbekistan.

Islam di Asia
Pakistan 
Terletak di asia selatan jumlah penduduk muslim Pakistan adalah 97 % dari seluruh jumlah penduduk ibu kotanya Islamabad dan mata uangnya rupee. Budaya keilmuwan Republik islam pakistan telah melahirkan sejumlah ilmuwan muslim yang bertaraf International, antara lain :
1. Muhammad Iqbal
2. Abu A'la Al-Maududi
3. M.M Syarif
4. C.A. Qadir
5. Dr. Abdus Salam
6. Fazlur Rohman.

Islam di Benua Eropa 
Islam masuk benua eropa melalui 4 periode :

  1. Periode kekholifahan Islam di Spanyol selama 8 Abad.
  2. Periode adanya penyebaran tentara mongol pada abad ke 13, yakni dinasthi khan beragama Islam.
  3. Periode ekspansi kekhalifahan Turki Usmani sekitar abad 14 - 15m.
  4. Periode kaum emigran muslim memasuki benua eropa setelah perang dunia 2 (dua), terutama ke negara - negara Industri Seperti : Prancis, jerman, Inggris, Belanda dan belgia.

Spanyol 
Kaum muslim Spanyol terdiri dari keturunan umat islam yang terusir pada peristiwa Reqonquista (492 M), kaum imigran pencari kerja yang tinggal sementara atau menetap di Spanyol, tahun 1990 jumlah kaum muslim 250.000. 
Prancis 
Jumlah penduduk  muslim di Prancis kurang lebih 7 % dari total penduduk. 

Islam di Benua Afrika 
Islam masuk ke Afrika sejak Rasululloh masih hidup, tepatnya pada tahun ke 5 kenabian rosululloh memerintahkan beberapa sahabatnya yang berjumlah 15 Orang untuk berhijrah ke Habsyi ( Ethiopia ) dan pada tahun 6 H Rasululloh menyampaikan Surat Dakwah ( untuk masuk Islam ) kepada Muqauqis penguasa Mesir Gubenur Romawi Timur, selain itu perluasan islam juga dilakukan melalui ekspansi wilayah kekuasaan islam. Yang dimulai sejak Umar bin Khotob menjadi kholifah ( 633 - 644 M / 13 - 23 H ). 
Di Benua Afrika terdapat banyak negara yang penduduknya Mayoritas umat Islam, seperti : Mesir, Libya, Tunisia, Aljazair, Maroko, Sahara Barat, Mauritania, Mali, Nigeria, Senegal, Gambia, Guinea, Somalia, Sudan. Sedangkan negara - negara dibenua Afrika yang umat islamnya minoritas adalah Zambia, Uganda, Mozambique, Kenya, Congo, Afrika Selatan. 
Mesir 
Disebut juga "Jumhuriyah Misr Al Arabiyah" Jumlah umat islam di mesir 90 % dari seluruh penduduk, Mesir adalah negara yang besar jasanya bagi kemajuan umat Islam dibidang Ilmu Pengetahuan, pendidikan dan kebuadayaan. hal ini ditandai dengan didirikannya Universitas Al Azhar di Kairo oleh Jauhar Al Khatib As Saqili pada tanggal 7 Romadlon 361 H ( 22 Juni 972 M ).
Aljazair 
Terletak di Afrika Utara, penduduknya yang beragama Islam 99,1 % dari seluruh Ppnduduk.
Tunisia 
Penduduknya yang beragama Islam 99,4 %. Tunisia aktif dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Islam di Benua Australia dan Pasififik 
Islam masuk ke benua ini dibawa oleh imigran setelah perang dunia I dan II mereka berasal dari Turki, Mesir, Negara Timteng dan Balkan, bahkan ada yang dari Pakistan, India dan Indonesia. 


Rabu, 20 Januari 2016

Mawaris

PENGERTIAN MAWARIS
Mawaris berarti  hal-hal yang berhubungan dengan waris dan warisan. Ilmu yang mempelajari mawaris disebut ilmu faraid. Ilmu berarti pengetahuan sedangkan faraid berarti bagian-bagian tertentu. Jadi ilmu faraid yaitu ilmu pengetahuan yang menguraikan cara membagi harta peninggalan seseorang kepada ahli waris yang berhak menerimanya. Sumber ilmu faraid adalah Al Qur'an dan Hadits.

Sebab-sebab ahli waris berhak mendapatkan warisan : 
  • Kekeluargaan misal : anak, cucu, ayah, ibu, saudara-saudara.
  • Perkawinan misal : Istri atau sebaliknya
  • Wala' orang yang memerdekakan hamba sahaya. 
  • Hubungan seagama yakni sama-sama islam.
Sebab-sebab ahli waris tidak berhak menerima warisan : 
  • Budak belian  : Ahli waris yang menjadi budak belian tidak bisa menerima harta warisan peninggalan keluarganya, karena apabila mereka diberi bagian dari harta warisan, maka bagian itu akan menjadi milik tuannya
  • Pembunuh : Ahli waris yang membunuh pewaris tidak berhak mewarisi harta peninggalan pewaris yg dibunuhnya.
  • Murtad  : Ahli waris yang murtad tidak berhak mewarisi harta peninggalan orang tuanya.
  • Beda Agama.

Harta warisan sebelum diwariskan hendaknya dikeluarkan untuk keperluan berikut : 
  • Zakat 
  • Biaya Pengurusan Jenazah 
  • Utang 
  • Wasiat yaitu pesan terakhir si pewaris sebelum meninggal dunia agar sebagian hartanya diserahkan kepada seseorang atau suatu lembaga (dakwah atau social), besarnya wasiat tidak boleh lebih dari 1/3 harta peninggalan

Ahli Waris laki - laki 
1. Anak laki-laki
2. Cucu laki-laki
3. Bapak 
4. Kakek 
5. Saudara laki-laki sekandung 
6. Saudara laki-laki sebapak 
7. Saudara laki-laki seibu 
8. Anak laki-laki saudara laki-laki sekandung. 
9. Anak laki-laki saudara laki-laki sebapak 
10. Paman yang sekandung dengan bapak 
11. Paman yang sebapak dengan bapak 
12. Anak laki-laki paman yang sekandung dengan bapak 
13. Anak laki-laki paman yang sebapak dengan bapak
14. Suami 
15. Laki-laki yang memerdekakan si pewaris. 
Jika semuanya ada 15 orang diatas, yang berhak memperoleh harta warisan hanya 3 tiga orang yaitu : ayah (bapak), suami, anak laki-laki.  

Ahli Waris Wanita 
1. Anak perempuan 
2. Cucu perempuan 
3. Ibu 
4. Nenek (ibu dari ibu)
5. Nenek (ibu dari bapak)
6. Saudara perempuan seibu 
7. Saudara perempuan sebapak 
8. Saudara perempuan seibu 
9. Istri 
10. Wanita yang memerdekakan pewaris. 
Jika sepuluh orang ahli waris wanita ada semua maka yang berhak memperoleh harta warisan hanya lima orang yaitu : anak perempuan, cucu perempuan, ibu, saudara perempuan seibu sebapak dan istri. 
Jika ke 25 ahli waris ada semua maka yang berhak menerima warisan hanya lima orang saja, kelima orang itu adalah sebagai berikut : 
1. Anak laki - 2
2. Anak perempuan 
3. Ibu 
4. Bapak 
5. Suami atau istri 

Ahli waris ditinjau dari segi perolehan harta warisan dibagi menjadi 2 (dua) golongan yaitu :

  1. Zawil Furud (sudah ditentukan) dan 
  2. Asobah (tidak tertentu atau sisa)
Zawil furud (bagiannya sudah ditentukan)

  • Bagiannya 1/2 : Anak perempuan tunggal, cucu perempuan tunggal dari anak laki-laki, saudara perempuan tunggal seibu sebapak, saudar perempuan tunggal sebapak, suami apabila istri tidak meninggalkan anak atau cucu.
  • Bagiannya 1/4 : Suami apabila istri yang meninggal mempunyai anak atau cucu, Istri apabila  suaminya tidak meninggalkan anak atau cucu.
  • Bagiannya 1/8 : Istri apabila pewaris atau suami meninggalkan anak atau cucu.
  • Bagiannya 2/3 : Dua anak perempuan atau lebih jika tidak ada anak laki-laki, dua orang cucu perempuan dari anak laki-laki bila anak perempuan tidak ada, dua orang saudara perempuan atau lebih seibu sebapak, dua orang saudara perempuan atau lebih yang sebapak.
  • Bagiannya 1/3 : Ibu apabila pewaris anaknya tidak meninggalkan anak atau cucu, dua orang saudara seibu atau lebih baik laki-laki maupun perempuan.
  • Bagiannya 1/8 : bapak atau kakek apabila ada anak atau cucu, Ibu apabila ada anak, cucu dan ada 2 saudara, nenek bila tidak ada ibu, seorang saudara seibu baik laki-laki maupun wanita, cucu perempuan apabila ada anak perempuan, seorang saudara perempuan sebapak apabila ada saudara perempuan kandung.


Asobah (bagiannya tidak tertentu atau sisa) ada 3 bagian yaitu:

  1. Asobah binafsihi ada 13 orang :
  2. Asobah bigoirihi
  3. Asobah ma'a ghoirihi

Hijab (tabir atau penghalang) 
dibagi menjadi dua yaitu

  1. Hijab Nuqson (hijab yg bersifat mengurangi)
  2. Hijab Hirman (hijab yang menyebabkan ahli waris lainnya kehilangan hak) 

Al Gorowain (Al Goribatain) artinya dua masalah aneh  karena cara pembagian warisan untuk ibu dan bapak menyalahi ketentuan umum.
Al - 'Aul terjadi karena jumlah bagian zawil furud melebihi jumlah pokok masalahnya.  

Hikmah mawaris sebagai berikut :

  1. Memperkuat keyakinan bahwa Allah betul-betul maha adil.
  2. Mematuhi hukum waris islam dengan dilandasi rasa ikhlas karena Allah.

Kamus Istilah
  • Wasiat : Pemberian suatu benda kepada orang lain atau lembaga, yang berlaku apabila orang yang berwasiat tadi sudah meninggal dunia.
  • Hibah : Pemberian suatu benda pada orang lain dengan sukarela
  • Anak angkat : anak yang dalam hal pemeliharaan, pendidikan dan lain-lain beralih tanggung jawabnya dari orang tua asal kepada orang tua angkat. 
  • Baitul Mal : balai harta keagamaan.

 







   

    

Rabu, 13 Januari 2016

Perilaku Terpuji & Tercela

PERILAKU TERPUJI

Perilaku yang dirido'i oleh Allah dan dapat pahala bagi yang melakukannya, contoh perilaku terpuji antara lain : 

Persatuan
adalah kumpulan individu manusia yang bersatu atau menjadi satu,  Allah menyuruh umat manusia untuk bersatu dan melarang bercerai berai : 

وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءٗ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنٗا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٖ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ ١٠٣
Artinya :
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk (S. Ali Imron 3 : 103).

Kerukunan
Menurut KB ( kamus besar B. Indo ) kerukunan adalah perihal hidup rukun, rasa rukun, kesepakatan. Sedangkan arti rukun adalah Baik dan Damai, bersatu hati dan sepakat.  Kerukunan merupakan modal utama untuk terwujudnya ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama sedangkan perselisihan merupakan penyebab datangnya berbagai kerugian dan bencana. 

Kamus Istilah 
  • Materi berupa kebendaan 
  • Spiritual bersifat kerohanian 
  • Tasamuh berarti Toleran, lapang dada atau tenggang rasa atau sikap tidak keberatan dengan orang lain yang berbeda pendapat dan menghormati perbedaan - perbedaan tersebu


PERILAKU TERCELA
Perilaku yang dimurkai oleh Allah dan apabila dilakukan pelakunya mendapatkan dosa dan dinilai negatif oleh masyarakat. Conto perilaku Tercela : 

Isrof 
artinya melampaui batas orang yang berbuat isrof disebut musrif bentuk jamaknya musrifin. secara istilah isrof adalah mempergunakan sesuatu dengan melewati batas-batas yang patut menurut ajaran islam dan termasuk perilaku tercela dan tidak disenangi oleh Allah sebagaimana firmannya : 

وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٖ مَّعۡرُوشَٰتٖ وَغَيۡرَ مَعۡرُوشَٰتٖ وَٱلنَّخۡلَ وَٱلزَّرۡعَ مُخۡتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهٗا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٖۚ كُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَءَاتُواْ حَقَّهُۥ يَوۡمَ حَصَادِهِۦۖ وَلَا تُسۡرِفُوٓاْۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ ١٤١
Artinya :
Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan QS. Al An’am 6 : 141

Tabzir  
Artinya pemborosan, orang yang melakukan pemborosan disebut mubazzirin. sedangkan secara istilah tabzir adalah membelanjakan harta yang tidak pada tempatnya. 

Ghibah 
Artinya Mengumpat sedangkat yang diumpat tidak ada ditempat atau tidak mendengakan langsung, secara istilah ghibah adalah membicarakan, menyeritakan atau menyebut aib atau kejelekan orang lain kepada orang lain.   

Fitnah artinya kabar bohong tentang aib atau keburukan orang lain Fitnah sangat berbahaya dan bahayanya lebih besar dari pada pembunuhan sebagaimana firman Allah :


يَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلشَّهۡرِ ٱلۡحَرَامِ قِتَالٖ فِيهِۖ قُلۡ قِتَالٞ فِيهِ كَبِيرٞۚ وَصَدٌّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَكُفۡرُۢ بِهِۦ وَٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ وَإِخۡرَاجُ أَهۡلِهِۦ مِنۡهُ أَكۡبَرُ عِندَ ٱللَّهِۚ وَٱلۡفِتۡنَةُ أَكۡبَرُ مِنَ ٱلۡقَتۡلِۗ217  

Artinya :

Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: "Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh (QS. Al Baqoroh : 217).
 
Kamus Istilah 
  • Kafir kitabi : orang kafir yang mempunyai kitab suci dari Allah tapi sudah dimansukh (tidak berlaku) karena telah diganti Al Qur'an. 
  • Kafir Dahri : Orang kafir yang mempercayai azali dan kekalnya masa, keadaan. 
  • Kafir Zindik : Orang kafir yang mempercayai kerosulan Muhammad tetapi menyebunyikan dengan maksud untuk menentang atau merusak islam.